Jiwa Memaafkan

Ketika dirimu berucap dengan dua wajah, ketika dirimu melepaskan lisan lalu tak kau genggam. Ia pasti tau dan paham. Dirimu memohon maaf sebanyak air disamudra pasti ia akan maafkan, tapi ingat gedung kepercayaan tak lagi kokoh. Jujur memang amatlah pahit namun kebenaran dalam naungan kebohongan amatlah sakit.. Ia takan membiarkan api dalam jiwa membara meski dirimu mengulangi hal yang sama..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *