Tak Usah Meminta yang Terlau Sempurna

Menikahlah dengan ia yang mencintai kita, Sekalipun kita belum mencintainya

Kadang, keegoisan menjangkiti. Hawa nafsu.
Aku ingin dengan ia yang sholeh / sholehah.
Aku ingin dengan dia yang cantik/ganteng
Aku ingin dengan dia yang kaya
Aku ingin dengan dia yang sempurna
Aku ingin dengan ia yang menyejukkan pandangan.
Aku ingin bersanding dengan si fulan / fulanah yang seperti ini dan seperti itu.

Ya akhi… Ya ukhti… Kenapa kau pasangkan standard yang berlebihan?
Kenapa kau lebih memilih egomu daripada yang telah disyariatkan?
Bukankan menikah itu cukup dengan sepasang pengantin, dengan wali dan saksi?
Jangan mempersuliat dengan syarat a-z.
Sampai kapanpun, antum tidak akan pernah dapatkan yang sesuai dengan keinginan.

Lihat saja diri kita ini, apakah sudah sempurna? Tidak bukan?
Justru kita ini memiliki banyak sekali kekurangan.
Untuk apa kekurangan itu dibuat?
Jelas agar disatukan dengan kelebihan untuk saling melengkapi.

Jangan menjadi pribadi yang egois,
Cukup qana’ah… qana’ah… qana’ah.
Sadarilah… Bahwa tak ada manusia yang sempurna.

Tetaplah bertawakal dalam ikhtiar.
Sekalipun kita belum mencintainya, Menikahlah dengan ia yang mencintai kita.
Maka dengan sendirinya hati ini akan Allah karuniakan rasa cinta dan kasih sayang yang tak terduga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *